Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 November 2012

Tentang Pelangi


Ini memang bukan puisi bermajas yang indah
Ini hanya puisi singkat yang sederhana
Puisi tentang tujuh warna pelangi
Tentang langit biru luas
Tentang impian di antara bintang
Tentang sayap yang siap terbang

Puisi ini hanyalah salah satu saksi
Saksi tentang betapa indahnya warna pelangi
Yah, mungkin memang hanyalah coretan kata-kata
Tapi coretan dengan tinta pelangi di atas sana

Istimewa ?


Tidak untuk kalian
Tapi, Ya bagi kami
Memang tidak ada yang spesial dari puisi ini
Bahkan mungkin puisi ini tidak seperti puisi

Tapi, Inilah kenyataannya..
Puisi tentang Pelangi..
Tentang mejikuhibiniu..

Merah yang berarti berani
Jingga yang berarti sederhana
Kuning yang berarti ceria
Hijau yang berarti menenangkan
Biru yang berarti santai
Nila yang aneh
dan ungu yang lembut
Tujuh warna pelangi yang saling melengkapi
Dan sekarang menjadi coretan puisi

Puisi ini aneh seperti warna nila
Tapi Berani seperti warna merah
Tak indah memang
Puisi ini bukan untuk di kagumi, atau untuk di tukarkan dengan gelar juara atau apapun itu
Puisi ini hanya saksi betapa indahnya warna pelangi
Tentang betapa indahnya kisah kami
Kisah persahabatan yang seperti Pelangi..

Senin, 15 Oktober 2012


Kala kelam kelabu menyelimuti hatimu
kala sinar mentari tak mampu menembus mahligai awan hitammu
ingatlah kawan
perjuangkan apa yang menjadi angan-angan
biarkan terbang bersama sayap kedamaian

membawa sejuta cinta dengan penuh harapan
duhai diri..kepada siapa harus mengadu
kalau bukan kepada penciptamu...
Dengan segenap asa kau bentangkan sayapmu
getarkan dalam pori-pori kecil dalam hatimu
diri ini harus berubah
berubah menjadi pribadi yang lebih indah
indah nan berarti
indah dipandang mata.
Sejuk di dalam jiwa

Rabu, 06 Juni 2012

LOVE

Love is a give...
Yup Thats definetely right..
Cinta adalah rahmat dari-Nya..

Karena dengan cintalah...
Seorang Ibu merelakan jiwanya demi untuk kelahiran buah hatinya...

Karena dengan cintalah...
Seorang ayah, merelakan dirinya berusaha sekuat tenaga
demi mencari nafkah untuk anggota keluarganya. ..

Karena dengan cintalah...
Shalahuddin Al Ayyubi tidak dapat tertawa
sebelum mesjid Al - Aqsha dapat dibebaskan
untuk menebus cintanya kepada Rabbul Izzati...

Karena dengan cintalah...
Para mujahid dan mujahidah rela mengorbankan harta, jiwa dan raganya
untuk dapat mendapat cinta dari Yang Maha Mempunyai Cinta...
Allah...

Ya...

Dia-lah Allah sang Ar Rahman...
Dengan cinta-Nya bumi, langit dan planet
melaju dalam alur yang harmonis...
Dengan cinta-Nya angin masih menyapa
tetumbuhan dan rerumputan..
Dengan cinta-Nya cahya mentari masih
menerpa hangat tubuh kita..
Kepada Allah-lah muara cinta yang Hakiki...

Rabu, 09 Mei 2012

Senja

Senja, kau menebarkan
Bibit-bibit oranye
Di tengah kebiruan angkasa
Memunculkan sebuah keindahan baru

Kau membuat awan-awan berbisik
Membicarakan engkau
Yang akan menantang
Keangkuhan mentari

Mentari pun mengultimatum engkau
Agar membiarkannya
Berkuasa sendirian
Meneror hari itu dengan sinar panasnya

Namun, engkau dengan perkasa
Mengalahkan dan menenggelamkannya
Dan membuat ia hanya menjadi
Kenangan buruk di hari itu

Selasa, 08 Mei 2012

Untukmu Malam

Saat sang surya mulai merayap membelai
Saat itu iblis mulai membuka pintu
Mengetuk bertamu siksa
Tau esok kian jumpa
Guguran mulai kasat
Warna api mulai berasap tanda dingin mulai tersingkap
Jeritan bilal mulai kencang berteriak
Hingga mencekik telinga
Rembulan menyobek mendung
Ia mulai mengintip
Siapa cucu adam yg tidak beribadah
Saat itulah malaikat kebingungan melawan nafsu manusia
Hewan hewan malam bersuara lirih
Tanda siksa mematahkan
Aduhai wanita wanita berkeliaran
Liar dipadang hitam
Meraba sinar kesenangan
Aduhai kau jiwa yg mulai gersang
Tanda malam adalah tanda tanda kau berlambaikan tangan
Benarkah esok kita jumpa lg dan merasakan hangat mentari
Aku disini....
Untukmu malam...


Kamis, 03 Mei 2012

Di Bawah Langit-Mu

jingga sudah tenggelam hampir satu jam yang lalu
denyut jantung kala terus bertalu
menembus hitam
diam

ketika tangan hati menggapai-gapai bayang senyummu
di langit barat rembulan tengah bercincin pelangi
mengepak sayap-sayap angkasa
keindahan hening malam

ada satu bintang
tengah berlindung di balik sinaran
mengiring langkah hati
menuju puncak titian pengharapan

aku masih disini
di bawah tempurung malam
menunggu
dan berdoa kepada-Mu


Jumat, 20 April 2012

Sederhana Namamu

Sederhana..
Tak sesederhana namamu..
Engkau dalam..makin dalam makin membuatku takjub..
Terumbu karang merah merona di paparan benua..
Engkau mutiara berbalut kelambu..tetap saja berkilau..
Walau kau coba tuk tutupi

Sederhana memang namamu..
Kau teman siraja dan ratu.. ataupun sipengemis kaya ditrotoar jalan..
Bagi mereka yang merindu..merindu keselamatan..
Kau tak pandang bulu..

Bersahaja namamu..ketika kau bergaul dengan para raja dan ratu..
Atau Si kaya berbaju kafan dan makan sepiring nasi..
Atau malah lapar yang lebih ia sukai
Si miskin penikmat dunia.. si rakus ketenangan jiwa..
Hingga harta tak lagi kuasa.. menggoda hati tuk mencinta..

Si pengemis kayapun mengenalnya..
Harga diri terjunjung tinggi atas para penguasa
Pantang kata menunduk ataupun mengeluh
Merasa cukup atas kekurangannya
Kemiskinan harta kekayaan jiwa.. kekayaan sejati..

Sederhana namamu..
Maukah kau jadi temanku..
Atau kau mau sekedar mengenalku..
Buat menikmati umur dunia yang sementara..                                                                                                           

Senin, 16 April 2012

Segenggam Waktu

Mungkin mendung di luaran masih menggelayut
atau pagi yang masih menggigil di musim penghujan
masih menyelimuti tubuhmu


Namun
tidakkah kau pernah tau
matahari kan secepat kilat menendang waktu

Bangun dan bangkitlah
dari tidurmu
Lipat selimutmu dan lumurilah tubuhmu
dengan cita-cita

Tidakkah kau pernah berpikir,
untuk merubah nasib hidupmu?

Karena
Tuhan takkan pernah mengubah nasib
jikalau kau tak berkeinginan untuk mengubahnya sendiri

Hanya orang-orang tabah yang kan mampu
bertahan dan berhasil

Maka
jadilah orang yang tabah
berjuang dan beribadahlah

Mengejar Matahari

Apa kabarmu.. harapanku..
Bola salju menggulung membesar..
Putih bersinar memedar cahaya..
Atau lilin meredup tinggal jelaga..
Suram..gelap..


Mentari berlari meninggi
Diiring bangau elok bertabur pelangi
Pagi sirna beranjak tinggi
Mebenam mimpi tuk berganti..

Apa kabar harapanku..
Sanggupkah kau tuk berlari..
Berlari di antara ranjau-ranjau hidup
Sampai sebelum mentari sembunyi..
Hingga terang menjadi gelap..gelap tanpa cahaya..
Harapan tinggalah mimpi.. mimpi panjang…

Apa kabar harapanku..
Kapan kau kan kutemui..
Bukan.. tapi bukan dalam mimpi..
Ku rindu wujud aslimu..
Dalam dunia nyata..

Sampai titik nadir hidup..
Ku kan menunggumu..